Lukaku

Standar

 Hari yang amat panjang dan sangat menyesakkan jiwaku
Saat pagi menjelang,mentari tak lagi mengiringi
Langit mendung yang mengawali
Aku terbangun dengan sedikit kekecewaan
Hatiku gundah akan dirimu
Hatiku gelisah akan cintaku padamu
Siang yang biasanya terik menyengat
Terasa dingin oleh tetes air hujan
Detik demi detik berlalu
Hujan tak kunjung reda,seolah temani hatiku yang terus menangis
Luka yang tak kunjung kering,kini terkelupas lagi menjadi luka baru yang lebih dalam
Hatiku kembali hancur berkeping
Jiwaku kembali goyah karena ulahmu
Aku tak tahu harus bagaimana
Aku termenung dibawah hujan
Mencoba tenangkan hati yang tak henti menangis
Aku berharap dirimu sadar
Aku berharap dirimu tahu
Bahwa aku,tetap disini mencintaimu walaupun dengan hati yang penuh luka.
Karya : Rendra Firman

Mohon Komentarnya !!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s